Mencari ‘Mutiara Hitam’ Yang Berkilau di Ternate

Posted by

Mutiara tidak selalu dan terus-terusan memiliki warna putih dan bersinar. Sejumlah mutiara terindah malah memiliki warna hitam, sebagaimana halnya Pantai Sulamadaha yang ada di Ternate. Kamu tentu sudah tahu pastinya bahwa kepulauan Maluku punya terlampau banyak pantai berpasir putih yang indah. Akan tetapi tidak seperti pantai kebanyakan, Pantai Sulamadaha yang ada di Desa Sulamadaha, Pulau Ternate, ini memiliki pasir dengan warna hitam. Meskipun berpasir hitam, Pantai Sulamadaha memiliki keistimewaan tersendiri, yakni air lautnya yang sebening kaca dan bahkan pemandangan alam bawah lautnya bisa terlihat dengan tana menyelam ke airnya. Airnya sangat jernih dan belum tercemar oleh apapun dan bersih, dengan terumbu-terumbu karang yang dihuni oleh bermacam-macam jenis ikan. Sebagian di antaranya malah adalah spesies langka lho, guys. Keren ya! Bila kamu menatap ke timur, bakal tampak puncak Gunung Gamalama mencuat sangat indahnya dibalik perbukitan. Wow!

Oh iya, Pantai Sulamadaha ini menghadap langsung dengan Pulau Hiri yang telah lampau jadi lokasi pengasingan Sultan Muhammad Djabir Sjah. Beliau pergi menuju pulau ini demi menghindari penangkapan oleh pihak Belanda. Pulau ini adalah bukit dengan tumbuh-tumbuhan hijau yang membuat panorama pantai Sulamadaha makin sejuk dan indah. Semata-mata hanya duduk melamun sembari menikmati angin laut serta pemandangan lepas pantai, maupun bermain air yang jernih saja sudah cukup menjadikanmu bahagia. Siapkan kameramu tuk mendapat foto-foto cantik disana!

Mau dapat foto lebih keren lagi disana? Kamu bisa jalan sedikit ke sebelah kiri dan menemukan jalan setapak ke Teluk Saomadaha. Kurang lebih 10 menit jalan kaki, kamu bakal sampai di suatu teluk, yakni lautan yang agak menjorok ke daratan semacam danau. Teluk ini berwujud piramid berpasir putih lalu airnya bening semacam kaca. Koral-koral pada dasar perairannya hingga terlihat dengan mata telanjang begitu beningnya. Kamu tidak boleh lewati kesempatan tuk diving dan snorkeling di sana. Di teluk yang dijuluki “The Holl” ini kamu pun bebas berenang juga main-main air, karena aman dan ombaknya cukup tidak besar. Ada tempat menyewa ban, atau bisa pula berkeliling dengan naik kano yang bisa dirental dari nelayan dengan harga Rp 30.000. Kamu pun bisa menyeberangi ke Pulau Hiri dengan biaya 5000 per orang, tetapi perahu bakal menunggu sampai penumpang penuh lalu bisa jalan.

Lapar seusai main seharian? Jangan risau karena tersedia warung-warung yang dapat dijadikan sebagai tempat nongkrong sembari minum es kelapa muda dengan gula merah, plus keripik pisang mulut bebek yang dicelup sambal dabu-dabu. Menikmati lezatnya masakan sederhana itu, sembari memandangi indahnya alam, siapa lagi yang mau nambah nih?

Pantai Sulamadaha memiliki jarak kurang lebih 14 km dari pusat Kota Ternate juga bisa dijangkau dengan gampang. Dari pusat Kota Ternate, bisa naik transportasi publik yang menuju Pantai Sulamadaha dengan waktu tempuh tidak kurang dari 1 jam. Setelah Sulamadaha, siap-siap meresapi keindahan alam Maluku yang lain di Pantai Ora, Pulau Babua, Morotai, dan Guraici Halmahera Selatan.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.