Berwisata Seru ke Pantai Jungwok Gunungkidul

Posted by

Jogja amat kaya dengan pariwisata pantainya yang fantastis, satu diantaranya ialah Pantai Jungwok. Kemungkingan besar belum banyak yang mengetahui tentang pantai itu, bahkan masyarakat yang menetap di Jogja pun barangkali nama Jungwok masih asing ditelinga mereka. Ya, sebab memang tak sepopuler wisata Pantai Parangtritis, dan pantai lainnya.

Walaupun begitu, pantai yang ada di bagian timur Pantai Wediombo mempunyai panorama yang tidak kalah menakjubkan dari pantai-pantai itu. Berada di Desa Jepitu, Girisubo, kalian bisa menempuh perjalanan dengan kurun waktu 3 jam dari tengah-tengah kota Jogja. Akses ke pantai ini dapat dikatakan lumayan sulit. Walaupun bisa dikunjungi naik kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum, tapi kalian masih harus menempuh perjalanan jalan kaki juga tuk menjumpai pantai itu. Karena itu, tidak sedikit wisatawan yang tidak mau berkunjung ke Jungwok.

Pantai Jungwok Gunungkidul

Tapi kalian tak perlu khawatir, rasa kelelahan kalian akan terbayar saat sampai di lokasi pantai. Panorama bukit hijau, pasir putih, dan tebing batu karang yang sangat indah bakal membuat kalian terpukau. Angin pantai sejuk serta kondisi pantai super bersih dan sangat alami pasti menyegarkan kembali pikiran kalian. Segala stress dan kejenuhan dari rutinitas akan berubah dengan nuansa damai dan senang.

Peraiaran di pantai itu lumayan dangkal hingga aman bagi kalian yang mau bermain air. Panoramanya yang masih alami dan kondisinya sepi seakan-akan pantai ini jadi milik pribadi. Yang berlaku sebagai panorama khas Pantai Jungwok ialah terdapatnya satu batu karang raksasa di tengah-tengah laut yang dijuluki Watu Topi. Batu karang tersebut kerap dipergunakan oleh penduduk sekitar sebagai lokasi memancing. Disamping itu, pantai itu juga ada biota laut yang amat beragam, misalnya ikan hias, udah dan lobster, hewan bintang laut, juga alga.

Bahkan kalian pun bisa mendirikan tenda lalu kemping di pantai ini. Mengasyikan sekali, kan? Apalagi bila kalian datang bersama-sama rombongan kerabat dekat. Nuansa petualangan pun bakal makin terasa. Karena pantai itu masih terasa sepi dan akses ke lokasi lumayan sulit, jangan harap kalian bisa menemukan fasilitas lengkap disana.

Fasilitas umum semacam area parkir, toilet, mushola, ataupun warung makan takkan kalian jumpai disini. Bahkan bangunan penduduk pun tak ada satupun. Jika mau berkunjung ke pantai ini amat disarankan membawa bekal pribadi yang disiapkan dari rumah. Jika kalian mau bermalam, salah satu cara adalah dengan membangun tenda di sekeliling pantai.

Di pantai ini tak ada pungutan apapu, dari lahan parkir ataupun persewaan tenda, jadi kalian harus menyiapkan hal itu dari rumah dan disiapkan dengan matang. Tapi bila masuk ke desa kalian akan dikenakan biaya oleh Pemda sebesar Rp 10.000 dan bila ada perubahan mophon dimaklumi. Jam buka dari pagi hingga pagi lagi alias 24 jam non stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published.